Istockphoto.com

Perlukah orang yang berkulit sawo matang memakai produk whitening? Jawaban saya adalah tidak.

Jika orang yang berkulit sawo matang memakai produk pemutih badan, artinya ia ingin merubah warna kulitnya menjadi putih atau setidaknya lebih putih. Pertanyaannya, untuk apa merubah warna kulit? Apakah merasa tidak percaya dengan warna sawo matang dan ingin terlihat cantik dengan kulit putih?

Cantik tidak harus putih. Itu menurut hemat saya. Yang penting itu bukan memutihkan kulit, tetapi menjaga dan merawatnya. Kulit yang sawo matang tetap terlihat indah dan menarik jika bersih dan terawat. Bahkan tampak lebih exotis dibanding kulit putih.

Kalau dari pengalaman saya--orang bilang saya berkulit putih--orang yang berkulit putih lebih sensitif. Mudah bentol bila digigit serangga (nyamuk, semut), mudah merasa panas bahkan terasa seperti terbakar ketika terpapar sinar matahari, jika terkena cabe cepat sekali terasa panas dan lama hilang, seakan kulit putih cepat menyerap. Tapi berkulit putih juga ada kelebihannya. Semua manusia itu tidak ada yang sempurna, namun pasti memiliki keutamaan masing-masing pula.

Kembali ke kulit samo matang. Dilansir dari www.m.beautynesia.id (11/4/2017), ada beberapa kelebihan orang yang memiliki kulit sawo matang, yakni :
  • Beresiko kecil terserang kanker kulit.
  • Menangkal radikal bebas.
  • Terhindar dari osteoporosis.
  • Lebih efektif dalam beraktivitas (beberapa organ dapat berfungsi lebih baik).
  • Reproduksi lebih sehat.
  • Terlihat lebih awet muda.

goo.gl/images/V2uMqg

So, tidak perlu pakai whitening ya. Cukup pakai lulur, scrub, atau handbody untuk kebersihan dan perawatan saja. Syukuri apa yang ada. Yang kita miliki adalah yang terbaik untuk diri kita.

Referensi : http://m.beautynesia.id/11728
***

#satuharisatukaryaiidn

0 Komentar