Akhirnya selesai juga kue ulang tahun pesanan kakak Harits. Rasanya senang, meskipun belum sempurna. Setidaknya ulang tahun ke-6 nya kali ini tidak mengeluarkan banyak uang, kuenya bikin sendiri, bingkisannya juga saya buatkan cup cake. Cuma keluar uang buat beli bahan. Tidak seberapa dibanding semuanya beli jadi. Setidaķnya, dengan begini kakak Harits akan selalu ingat betapa uminya ini sayang padanya, mesti bergadang lho bikin 30 lebih cup cake dan kue tartnya.


Tadinya mau bikin blackforest kukus, tapi klakat masih belum diperbaiki. Nekad bikin blackforest panggang ala NCC. Resepnya lihat disini. Dan ternyata gagal total. Rusak perencanaan karena ini. Sudah putus asa, tapi suami terus menyemangati. Bikin kue biasa aja dia bilang. Gak usah blackforest beneran. Jangan berspekulasi lah. Haaaaa haaaa, gak mudeng dengan kalimatnya tapi ketiķa diujungi dengan : "kasihan anakmu Mi. Dia kan pengen berbagi kue ulang tahun coklat". Akhirnya semangat lagi.

pagi-pagi ke warung beli telor sama gula. Dan akhirnya, bikin buttercake dasar 8 telurnya NCC. Ini dia resepnya. 

Buttercake Dasar 8 Telur

Bahan:

8 butir kuning telur
6 butir putih telur
250 g mentega
250 g gula pasir
250 g tepung terigu *saya 100g terigu, 100g coklat bubuk, 1sdm maizena, 1sdm susu bubuk.

Cara membuat: Kocok mentega dan gula hingga mentega pucat dan mengembang, lalu masukkan kuning telur satu persatu, sambil dikocok terus hingga rata.Masukkan tepung terigu, aduk rata.Ditempat lain, kocok putih telur hingga kaku. Campurkan pada adonan mentega, aduk rata.Tuang dalam loyang cincin 22-24 cm yang telah dioles margarine dan dialasi kertas roti, oven hingga matang, kurang lebih 45 menit pada suhu 180 derajat Celsius.

Hasilnya memuaskan. Nyicip di sekolah disuapin Kakak Harits, cakenya lembut. Rasanya pas. 


Setelah keluar oven cake langsung didinginkan paksa. Haaa haaa. Pake kipas2 boook. Kejar tayang soale. Diraba sudah gak panas banget, langsung deh siram pake coklat tim. Dihias buttercream putih polos. Kalau ada cerry cantik deh dihias di buttercreamnya. Sayang gak stok. Nah, saat mau buat tulisannya buttercreamnya lari-lari, kenapa? Karena coklatnya belum beku. Maen paksa hiii hiii.

Alhamdulillah, berbagi saat hari lahir dan mendapatkan doa tulus dari teman di sekolah, doa dari Umi-umi di sekolah adalah kado paling indah, kado paling berkah, insyaallah. Aamiin.... 






Untuk bingkisan saya buat cup cake ukuran sedang didampingi susu kotak. Penampakan seperti di foto. Biasanya bagi-bagi jajanan, ciki, snack gitu. Tapi tahun ini pengen yang unik dan lebih sehat aja. Pilihan jatuh ke cup cake. Itung-itung belajar. But, gak tau gimana anak-anak bawa bingkisannya. Cup cakenya gak pake insert.


Oh iya, cake dan berbaginya berdua. Kebetulan hari lahir Ikrimah Alkhansa (Rara) berdekatan. Anaknya sahabatku, satu kelas juga sama Kakak Harits. Jadilah sekalian. Biar senang sama-sama. Ok, yang paling penting semoga di umur 6 tahun ini, anak-anakku makin sholeh dan sholehah. Seperti doa-doanya Kakak Harits.... semoga semuanya dikabulkan Allah SWT. Aamiin. Untuk Umi-umi di sekolah, terimakasih banyak ya. Terimakasih untuk semuanya. 

Saatnya potong kue

Berdoa yang khusuk












3 Komentar

  1. Wah selamat ulang tahun. Senangnya bisa membuat roti dan cup cake untuk anak tercinta :)

    BalasHapus
  2. wah pasti anaknya seneng ya mak ulang tahun dengan kue bikinan ibunya ^_^

    BalasHapus
  3. Salam kenal Mb atanasia dan mb Gusti. Ini judulnya nekad mb. Biar berkesan kenangannya. Terimaksih sdh mampir ya..

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan baik dan bijak. Terima kasih sudah mampir dan meninggalkan jejak 🤗